Pages

  • Home
  • Tumblr
  • linked
facebook linkedin twitter youtube

Rumah Dialektika

    • About Me
    • Renjana
    • Cerita Pendek
    • Opini
    Ada yang bikin trenyuh ketika bapak melewati kamarku dan berniat membangunkan ku. Aku sudah bangun dan melirik pintu yang setengah terbuka. Sejujurnya aku tau bahwa Bapak ingin menanyakan soal Snack yang dipesannya dari Bu RT. Kebetulan aku adalah orang yang dikontak Bu RT langsung. 

    Tapi kemudian aku menyapa, "Kenapa pak?"

    Baru bapakku menanyakan soal Snack itu. Jadi betul tebakanku.

    --



    Aku paham betul hubunganku dan bapakku adalah hubungan yang benar benar membutuhkan satu sama lain. Dia menjagaku. Selama ini. Melindungi semua anaknya dengan sebaik mungkin. Mungkin sesekali terkesan egois. Gimana tingkah laku Bapakku pas pergi Haji kala itu. Dia benar benar seperti bujangan yang tak terikat. Benar bener kemana-mana sendirian.

    Bahkan aku sempat marah ketika aku mencari bapakku habis Ashar buat lempar jumroh pertama. Bapakku berpendapat bahwa ia segera melakukan lempar jumroh sesegera mungkin setelah ashar. Di kala itu, rombongan kami berencana akan lempar jumroh sekitar pukul 5. Bapak takut sebelum Maghrib baru melakukan lempar jumroh nya. Padahal Maghrib aja mulai jam 7 malam. Jadi harusnya aman saja jika memulai perjalanan jam 7.

    Gara gara itu, bapak hilang. Bapak ikut rombongan dari rombongan Jepara buat lempar jumroh pertamanya. Aku mencarinya. Bahkan Ketua Regu kami saja tidak tau persisnya bapak kemana. Tapi aku menduga bahwa Bapak sudah lempar jumroh duluan meninggalkan kami.

    Dari hal itu, aku memarahi bapakku agar setidaknya ngasih izin ke Regu agar tidak dicari - cari oleh orang banyak. Rasanya menyebalkan saja.

    ---

    Kala hormonku lagi naik dan memikirkan hal hal buruk lainnya, aku justru kepikiran bapakku. Aku ini masih anak bapakku yang dijaga sedemikian rupa dan tak kehilangan apapun. Masih dilindungi dan disejahterakan sebaik-baiknya. 

    Tapi kok ada yaa manusia tanpa batasan di luar sana memperlakukanku sebetapa buruknya. Oh, apa aku harus memaklumi segala apa yang dilakukannya ini. 

    Menyebalkan saja rasanya. 

    ---

    Pak, kamu jangan jadi orang yang menyebalkan ya. 
    Continue Reading
    Hei, sudah lama tidak menyapa blog ini. Entah berapa lama. Titik awalnya memang tidak bergairah buat nulis lagi semenjak aku ditinggal ibuku pergi. Kejadiannya pada Kamis malam Jumat malam, tanggal 21 April 2022. Tepat di hari Kartini, tepat pula seminggu sebelum lebaran tiba. Iya, sudah masuk 10 hari terakhir. Allah memulangkan ibuku dengan waktu dan kondisi terbaiknya.

    Aku setelahnya, melayang layang. Meraba-raba. Menerka nerka. Alhamdulillah-nya sudah dilewati masa kelam itu selama 4 tahun lamanya. 

    Rasanya masih sama. Masih rindu. Setiap selesai salat, selain meminta hal baik terjadi pada diriku, adek-adekku dan bapakku-- nama ibuku tak pernah lupa aku sebut. Semoga terhindarkan dari siksa kubur, keselamatan dunia akhirat menyertainya, kelak kita akan berjumpa di surga. 

    Sepilu itu, aku dalam beberapa bulan terakhir sempat berdoa pula, pingin beli kasur. Kasur yg nggak empuk, nggak ambles --terima kasih untuk kasur yg kubeli setengah tahun lalu yg membuat tidurku tak lagi nyenyak. Sesederhana, pingin beli seblak, beli mie ayam saja sekarang harus aku doakan. Semoga bisa kesampaian.

    Di umur segini, makan semaunya adalah rejeki yg luar biasa. Gak semuanya bisa merasakan kenikmatan makanan tertentu. Contohlah Pipit yang sekarang mengurangi porsi pedasnya. Jadwal minumnya diatur. Beberapa kali menghindari makanan pedas tertentu. Padahal mengenal dia, selalu identik dengan selera pedasnya yang levelnya selalu di atasku.

    Ah, ternyata begini yaa menulis lagi setelah sekian lama tidak nulis jadi ngalur ngidul tidak bertema. Padahal aku mau bahas seprei.

    2019, ketika aku sudah merasakan dunia kerja. Aku punya uang sendiri. Gak banyak waktu itu, di bawah UMR, tapi aku punya uang sendiri. Pingin rasanya beli seprei. Ketika aku utarakan niatku untuk membeli seprei --waktu itu suka banget sama motif tertentu yg aku obsession banget, tapi ibuku tidak memperbolehkan. 

    Dia menyodorkan aku seprei batik satu set ukuran 160 an dan bau lepek. Masih baru itu sepertinya. Dia cerita kalau itu hadiah pernikahan ketika menikah dulu. Wow dari menikah tahun 1993 dan kadonya aku buka 2019 butuh waktu lama sekali buat 'nganyari'. Setelah dikasih, malamnya langsung aku cuci dan jemur. Biar besoknya bisa langsung aku pakai di kamarku. 

    Kini seprei itu robek di bagian tengahnya. Di atas kasurku yg medium firm baru kubeli tanggal 23 Agustus 2026 lalu ini, robekannya begitu jelas terlihat.



    Seprei itu masih sama nyamannya. Bahkan mencari motif batik serupa yg sekarang udah bukan jamannya. 

    Sebelum kututup tulisan ini, aku mengabarkan bahwa kondisiku baik baik saja. Hari ini libur sehari. Sedih sih, tapi setidaknya masih tidur dalam kondisi sehat wal Afiat dan memakai seprei peninggalan alm ibuku ini. Tentu saja di kasur yg medium firm itu.

    Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah.

    Nabila N Chasanati

    22.45 pada 26 Agustus 2026, mengabarkan pada dunia.

    Continue Reading


    Jika nanti kembali, ya Allah permudahkanlah pasanganku. Agar bisa menemukanku di gerbang 326 sisi sebelah barat Masjid Nabawi. 

    Jika itu terlalu jauh dari tempatnya, permudahkanlah jalannya. 

    Berharap suatu hari di masa depan, kita bertemu di titik temu yang tepat. Bertemu dengan kondisi sebaik-baiknya. Bertemu ketika semua rasa telah selesai dan mampu memulai pertumbuhan yang baru di kondisi terbaik kita.

    Akan ku ceritakan ke anak cucu, jika hal ini kejadian dan selanjutnya adalah jalinan hal yang manis. Semoga ya. 

    5 Mei 2026. 
    Continue Reading

    Hei

    Setelah sekian lama aku tidak post apapun di blog ini, aku ingin membagikan hal membahagiakan ketika aku setengah tahun yang lalu menunaikan ibadah haji di Mekkah. 

    Aku ingin berbagai detailnya nanti kalau ada waktu luang lebih. Tapi aku akan membagikannya melalui postingan foto di sini saja. 


















    Semoga besok bisa balik lagi yaa, 

    Salam Nabila N Chasanati

    Continue Reading

    Sebenarnya selama 2022 banyak hal yang terjadi. Kehilangan ibuk, kehilangan kerja di akhir taun, tapi apakah aku patah? Engga. Sama sekali engga.

    Jujur, munafik banget kalau aku gak galau. 

    Kehilangan ibuk dii bulan april tepat di hari Kartini, 10 hari terakhir bulan Ramadhan dan tepat di hari Kamis malam Jumat. Badan lemes, menggigil tulang, mak nyesss. 

    Aku sama adekku bungsu, Rahma cuma pegangan tangan. Saling menguatkan. Adekku yg lain si Zidni ngurus segala macem urusan jenazah di rumah sakit. Malam terasa panjang dan lama. Banyak hal printilan yang harus diurus. Surat kabar lelayu, memberi tau sanak saudara dan lainnya. 

    Lelah. Jelas. 

    Alhamdulillah banget, mbak Iffah Leaderku masih bangun di jam jam malam itu. Ngabari kalau besok aku gak bisa bekerja. Dikasi libur 2 hari. 

    Pas nulis memori ini, jujur pingin banget nglupain setiap jengkal memorinya. Karena nyeseknya masih sampai ke tulang. Sedih ditinggal, kekalutan, ketakutan, kegelisahan nyampur duar jadi satu. 

    Semuanya seakan terasa ringan ketika waktu yang sudah mulai menghapuskannya. Sesekali kalau ada temen ngajak pergi kemana aku ayo. Tapi pada akhirnya juga cengeng nangis lagi. Wkwkkwwk

    Hingga berakhir di tahun 2022 ini. Geger geden masalah krisis kantor. Sampai bikin beberapa pegawainya kena lay off. Salah satunya akuuu. Aku tau ada yang lebih menderita dibanding aku, jadi aku nggak ada hak buat jadi org yang paling menderita. 

    Dan disinilah aku sekarang. Menanti kabar baik dari setiap lamaran kerja yang sudah aku kirim. Alhamdulillah masih ada yang nyangkut. Kemungkinan besar bakal kerja remote lagi sampai menemukan tempat berlabuh. 

    Apapun itu, dimana pun itu. Ayo kembali bangkit dari keterpurukan. Nanti kita ketawa bareng bareng bil, lebih keras. Lebih pantas bahagia dan menertawakannya❤️😍

    1 Januari 2022
    20.36



    Continue Reading

    Its to late to say, but here we go.

    Zidni Rosida Taufiqoh, terima kasih kamu sudah berjuang keras. Terus hidup, sehat, baik baik saja hingga hari ini. Eksistensimu masih dibutuhkan. Kiprahmu selanjutnya akan dinantikan.

    Lahir di 12 Agustus 1997 hingga berdiri sampai detik ini bukan hal yang mudah. Dunia sudah kacau. Ditambah hantu pandemi yang nggak kelar-kelar.

    Membuang mimpi dan mengejar cita cita hanya beda tipis kadang. Orang tak mudah berpikiran untuk menerobos. Rintangan ke depan udah terbuka zid. Kamu mau lewat jalan mana.

    Tenang, kamu nggak bakal sendirian. Ada aku!

    YUK udah yuk, bangun dan terus semangat menerjang mimpi di depan mata.

    (*)

    Rabu, 18 Agustus 2021
    17.40
    Continue Reading



    I'm fallin in love. Someone that playing in the court.

    But sometimes it breaks me. No matter how you feel, no matter what going on, it breaks me so hard. Right place doesnt mean its alraight. I mean, when we dont know what happened for the future, we're just doing right time now.

    With work hard, even pain and failure looms over us.

    Dear, dont falling down so low. embarras yourself like this. Rise up and keep fight.

    You just said for the interviewed, "Previously, when a game went like this, I would be able to recover and think clearly," 

    "I would have been able to pull through. But I couldn't recover tonight, and that's down to my weakness."

    Firstly, you said confident. You can attack the game. 

    But it doesnt work again. You already tired. 

    But his confidence deserted him when Heo began to gain a foothold in the first game, and he was unable to reassert control.

    "I was 10-5 up in the first game, I wasn't moving badly and I had an attacking image in my mind," you said.

    "But then I lost a few points in a row and my opponent beat me to 11, which affected me mentally and I didn't recover. I came up short."

    Dear KenMot I wanna said, "Won several tournament and then comeback stronger than ever!"

    Oke? Lets move. Dont make me so frustated again.

    (*)

    29/7/2021
    Sorry just make me feel so bad yesterday
    21.12
    Continue Reading
    Older
    Stories

    About Me!

    About Me!

    Arsip

    • ▼  2026 (4)
      • ▼  Oct 2026 (1)
        • Tatapan Bapak
      • ►  Aug 2026 (1)
      • ►  May 2026 (1)
      • ►  Feb 2026 (1)
    • ►  2023 (1)
      • ►  Jan 2023 (1)
    • ►  2021 (34)
      • ►  Aug 2021 (1)
      • ►  Jul 2021 (3)
      • ►  Jun 2021 (3)
      • ►  May 2021 (4)
      • ►  Apr 2021 (8)
      • ►  Mar 2021 (6)
      • ►  Feb 2021 (4)
      • ►  Jan 2021 (5)
    • ►  2020 (64)
      • ►  Dec 2020 (4)
      • ►  Nov 2020 (4)
      • ►  Oct 2020 (4)
      • ►  Sep 2020 (4)
      • ►  Aug 2020 (5)
      • ►  Jul 2020 (6)
      • ►  Jun 2020 (6)
      • ►  May 2020 (5)
      • ►  Apr 2020 (9)
      • ►  Mar 2020 (6)
      • ►  Feb 2020 (9)
      • ►  Jan 2020 (2)
    • ►  2019 (12)
      • ►  Jul 2019 (1)
      • ►  May 2019 (4)
      • ►  Apr 2019 (1)
      • ►  Mar 2019 (2)
      • ►  Feb 2019 (3)
      • ►  Jan 2019 (1)
    • ►  2018 (6)
      • ►  May 2018 (2)
      • ►  Apr 2018 (1)
      • ►  Jan 2018 (3)
    • ►  2017 (9)
      • ►  Dec 2017 (1)
      • ►  Nov 2017 (2)
      • ►  Oct 2017 (1)
      • ►  Sep 2017 (5)
    • ►  2016 (3)
      • ►  Sep 2016 (1)
      • ►  Apr 2016 (1)
      • ►  Mar 2016 (1)
    • ►  2015 (7)
      • ►  May 2015 (6)
      • ►  Mar 2015 (1)
    • ►  2014 (25)
      • ►  Nov 2014 (1)
      • ►  Oct 2014 (2)
      • ►  Jun 2014 (1)
      • ►  May 2014 (2)
      • ►  Apr 2014 (6)
      • ►  Mar 2014 (3)
      • ►  Feb 2014 (7)
      • ►  Jan 2014 (3)
    • ►  2013 (12)
      • ►  Dec 2013 (7)
      • ►  Oct 2013 (2)
      • ►  May 2013 (1)
      • ►  Jan 2013 (2)
    • ►  2012 (12)
      • ►  Dec 2012 (3)
      • ►  Nov 2012 (2)
      • ►  Jun 2012 (2)
      • ►  May 2012 (2)
      • ►  Jan 2012 (3)
    • ►  2011 (14)
      • ►  Dec 2011 (3)
      • ►  Nov 2011 (11)

    Labels

    Artikel Ilmiah Bincang Buku Cerpen Curahan Hati :O Essay harapan baru Hati Bercerita :) History Our Victory Lirik Lagu little friendship Lomba menulis cerpen :) Memory on Smaga My Friends & I My Poem NOVEL opini Renjana Review Tontonan Story is my precious time Story of my life TravelLook!

    Follow Us

    • facebook
    • twitter
    • bloglovin
    • youtube
    • pinterest
    • instagram

    recent posts

    Powered by Blogger.

    Total Pageviews

    1 Minggu 1 Cerita

    1minggu1cerita

    Follow Me

    facebook Twitter instagram pinterest bloglovin google plus tumblr

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top